Sabtu, 27 Juni 2009

CONTENT MANAGEMENT SYSTEM

A content management system (CMS) such as a document management system (DMS) is a computer application used to manage work flow needed to collaboratively create, edit, review, index, search, publish and archive various kinds of digital media and electronic text.[1]

CMS' are frequently used for storing, controlling, versioning, and publishing industry-specific documentation such as news articles, operators' manuals, technical manuals, sales guides, and marketing brochures. The content managed may include computer files, image media, audio files, video files, electronic documents, and Web content. These concepts represent integrated and interdependent layers. There are various nomenclatures known in this area: Web Content Management, Digital Asset Management, Digital Records Management, Electronic Content Management and so on. The bottom line for these systems is managing content and publishing, with a workflow if required.

A CMS may support the following features:

  • Identification of all key users and their content management roles.
  • The ability to assign roles and responsibilities to different content categories or types.
  • Definition of workflow tasks for collaborative creation, often coupled with event messaging so that content managers are alerted to changes in content. (For example, a content creator submits a story, which is published only after the copy editor revises it and the editor-in-chief approves it.)
  • The ability to track and manage multiple versions of a single instance of content.
  • The ability to capture content (e.g., scanning).
  • The ability to publish the content to a repository to support access to the content. (Increasingly, the repository is an inherent part of the system, and incorporates enterprise search and retrieval.)

so material can be refactored for new uses. (E.g., use the same base content in different ways for desktop browsers, mobile browsers, and print output.)

OPTIMISASI MESIN PENCARI

Optimisasi mesin pencari (bahasa Inggris: Search Engine Optimization, biasa disingkat SEO) adalah serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik dari mesin pencari menuju alamat situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja alami algoritma mesin pencari tersebut. Tujuan spesifik SEO adalah menempatkan suatu alamat situs web pada posisi teratas (atau setidaknya pada halaman pertama) hasil pencarian berdasarkan subyek tertentu. Secara logis, alamat situs yang menempati posisi teratas hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.

Sejalan dengan makin berkembangnya pemanfaatan web sebagai media bisnis, kebutuhan atas layanan SEO juga semakin meningkat. Berada pada posisi teratas hasil pencarian akan meningkatkan peluang sebuah perusahaan B2C atau pemasaran online untuk mendapatkan pelanggan baru. Peluang ini dimanfaatkan sejumlah pihak untuk menawarkan layanan optimisasi mesin pencari bagi perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang perdagangan elektronik (ecommerce).

Minggu, 31 Mei 2009

SEARCH ENGINE

Search engine disebut juga dengan mesin pencari,dimana sistem yang ada pada sistem tersebut diolah melalui satu atau sekelompok komputer yang berfungsi untuk melakukan pencarian data.
Search engine yang saat ini populer di kalangan masyarakat adalah google.com dan yahoo.com.Melalui search engine kita dapat mencari informasi berupa web, gambar, video, direktori, lokal, berbelanja, dll.Mesin pencari web bekerja dengan cara menyimpan data tentang banyak halaman web, yang diambil langsung dari WWW, melalui web crawler.
Data tentang halaman web disimpan dalam sebuah database indeks untuk digunakan dalam pencarian selanjutnya.Sebagian mesin pencari, seperti Google, menyimpan seluruh atau sebagian halaman sumber (yang disebut cache)maupun informasi tentang halaman web itu sendiri.
Ketika seorang pengguna mengunjungi mesin pencari dan memasukkan query, biasanya dengan memasukkan kata kunci, mesin mencari indeks dan memberikan daftar halaman web yang paling sesuai dengan kriterianya, biasanya disertai ringkasan singkat mengenai judul dokumen dan terkadang sebagian teksnya.
Manfaat mesin pencari bergantung pada relevansi hasil-hasil yang diberikannya. Meskipun mungkin ada jutaan halaman web yang mengandung suatu kata atau frase, sebagian halaman mungkin lebih relevan, populer, atau autoritatif daripada yang lain.
Kebanyakan mesin pencari menggunakan berbagai metode untuk menentukan peringkat hasil pencarian agar mampu memberikan hasil "terbaik" lebih dahulu. Cara mesin menentukan halaman mana yang paling sesuai, dan urutan halaman-halaman itu diperlihatkan, sangat bervariasi. Metode-metodenya juga berubah seiring waktu dengan berubahnya penggunaan internet dan berevolusinya teknik-teknik baru.
Sebagian besar mesin pencari web adalah usaha komersial yang didukung pemasukan iklan dan karenanya sebagian menjalankan praktik kontroversial, yaitu membolehkan pengiklan membayar agar halaman mereka diberi peringkat lebih tinggi dalam hasil pencarian. Namun pada Google, iklan memiliki ruang tersendiri hasil pencarian tersendiri, sehingga diharapkan tidak mempengaruhi hasil pencarian.

GOOGLE ADSENSE

Apa itu Google Adsense? Bagi sebagian orang yang belum lama bergelut di bisnis online atau bahkan tidak sama sekali pasti masih asing dengan google adsense, disini saya akan mencoba menjelaskan definisi google adsense. Nantinya saya juga akan berusaha untuk menampilkan info-info berkelanjutan, bagaimana memaksimalkan pendapatan kita melalui google adsense.

Definisi google adsense adalah peluang bisnis online yang ditawarkan Google buat para web publishers untuk memperoleh penghasilan online dari situs yang dikelolanya. Untuk saat ini google adsense merupakan suatu bisnis online yang sangat menjanjikan dan mempunyai prospek bagus, bahkan saya menganggap ini sebagai sebuah investasi yang sangat menguntungkan karena seiring dengan meluasnya penggunaan internet maka pendapatan kita akan terus bertambah.

Ada dua kategori program google adsense yang ditawarkan:

1. AdSense for Content

Kita memberikan sebuah ruang tempat untuk google menampilkan iklan-iklan dari advertiser google. Bila Anda lihat di bagian atas dan kolom paling kanan, akan terlihat sebuah box dengan teks Ads by Google berisikan satu atau lebih iklan tertentu. Iklan-iklan ini biasa disebut sebagai Google AdWords sedangkan program pemasangan iklan pada situs itu dikenal dengan istilah Google AdSense. Bila ada pengunjung yang meng-klik salah satu iklan yang terpasang di situs-nya, maka Google akan memberikan komisi pada pemilik situs yang besarnya sangat bervariasi (Sepenuhnya ditentukan oleh Google untuk masing-masing AdWords), sangat simpel bukan?

2. AdSense for Search

Hampir mirip dengan AdSense for caontent, hanya saja AdSense for Search melibatkan mesin pencari Google dalam menentukan jenis Adwords yang muncul. Jadi, pengunjung sebuah situs melakukan pencarian terhadap kata kunci (keyword) tertentu lewat mesin pencari Google yang disediakan oleh pemilik situs. Bila pengunjung menemukan iklan dan dengan baik hati mengklik-nya, maka si pemilik situs akan memperoleh komisi dari Google untuk setiap klik. Jadi kita menempatkan mesin pencari google di situs kita.

AMAZON ??

Mungkin sebagian orang sudah banyak yang tau mengenai situs Amazon.Com. yaitu merupakan salah satu Toko Online terbesar saat ini. Dimana situs tersebut menjual berbagai macam / jenis produk. Kita ambil contoh salah satunya adalah buku2 yang memungkinkan kita dengan mudah untuk membelinya. Kenapa bisa dikatakan mudah? Karena Amazon.com memberikan berbagai fasilitas yang memudahkan kita untuk memilih buku mana yang harus dibeli :

Berikut contoh fasilitas yang ada di situs Amazon.com :

- Review dan informasi rating dari buku yang bersangkutan
- Hanya perlu melakukan satu kali klik di mouse untuk membeli buku
- Search engine untuk memudahkan pencarian buku

Lalu yang menarik lagi dari Amazon.com adalah menawarkan buku dengan harga yang jauh lebih murah bahkan sampai 50% dari harga pasar. Kenapa demikian? Hal ini dikarenakan mereka berdiri sendiri dalam arti mereka tidak perlu lagi menyewa showroom ya… seperti halnya toko-toko buku konvensional.

Tetapi, mereka juga melakukan efisiensi besar dengan mengurangi stok buku. Jadi mayoritas kebanyakan buku yang ada di situs mereka tidak ready-stock. Tapi jangan kwatir karena system mereka memungkinkan mereka memesan buku-buku tersebut dengan cepat, sehingga costumer tidak terlalu lama untuk menunggu. Yang membedakan situs ini dengan toko2 konvensional lainnya adalah mereka (amazon.com) sengaja mengurangi jumlah uang diam yang tertanam di stock buku.



Nah, sekarang bagaimana kita dapat memperoleh penghasilan di Amazon.com?. pastinya lewat asosiasinya, yaitu melalui program affiliate marketing-nya yang biasa di sebut PPS (Pay Per Sale). Jadi kita akan dibayar apabila ada yang mengKLIK iklan mereka di website/ situs yang kita pasang, lalu membeli salah satu produknya.

WORDPRESS

Mengelola situs WordPress berbasis komunitas, akun para pengguna yang lain mutlak diperlukan. Biasanya, selama ini platform WordPress digunakan untuk penggunaan individu sebagai platform utama (nge-blog), jadi kita jarang menyediakan akun untuk pengguna lain.

Dalam menyediakan akses bagi pengguna lain, ada beberapa level hak akses yang bisa kita berikan. Mulai dari yang bisa bebas meng-oprek2, sampai yang hanya cuma bisa men-subscribe berita. Ada lima level tingkatan (berikut ini dimulai dari urutan tertinggi):

  • Administrator
    Memiliki semua hak akses, memanage pengguna, mengganti themes dan plugin, mengedit post dan page serta mempublikasikannya, moderasi komentar.
  • Editor
    Bisa mempublikasikan post akun dia sendiri dan akun orang lain.
  • Author
    Hanya mempublikasikan tulisan akunnya sendiri
  • Contributor
    Akun ini dapat membuat tulisan, tapi tidak dapat mempublikasikannya (harus disetujui oleh Administrator atau Editor)
  • Subscriber
    Hanya bisa mensubcribe post, komentar, dan surat.